Lebih Baik Mana Antara NTFS Dan FAT?

Minggu, 01 November 2015 - Diposting oleh Unknown di 17.12
NTFS atau memiliki kepanjangan New Technology File System adalah file system standard untuk windows NT termasuk Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003 & 2008, Windows Vista dan Windows 7. NTFS pertama kali diperkenalkan pada Windows NT dan merupakan file system yang sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan teknologi FAT. Dan sebenarnya NTFS merupakan pengganti ari FT file system. Pada dasarnya NTFS tidak kompatibel dengan operating system lain yang terinstal di PC yang sama (sering sebut double OS) bahkan juga tidak terdeteksi apabila anda melakukan startuo boot menggunakan floopy. Namun, file system NTFS ini memiliki beberapa fitur yang sangat baik untuk PC kita yaitu, lebih aman serta dapat mengatur akses PC (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enskripsi, serta toleransi terhadap kesalahn (fault toleransi), menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas, serta NTFS mendukung kompresi data transparan yang, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hard disk.
Berbicara tentang cara kerja dari NTFS dalam sistem berkas, semua data yang tersimpan di dalam sebuah volume disimpan dalam bentuk berkas. Hal ini berlaku untuk direktori, berkas biasa, hingga struktur data yang dimiliki oleh NTFS itu sendiri (yang disebut dengan NTFS Metadata). Dengan menyimpan segala data dalam bentuk berkas, Windows dapat menemukan dan memelihara data secara lebih mudah dan cepat, dan tentu saja karena arsitektur keamanan yang dimiliki oleh Windows NT, semua berkas dapat diproteksi dengan menggunakan deskriptor keamanan (security descriptor). Selain itu, jika ada beberapa bagian dari dalam disk mengalami kerusakan (atau lazim disebut sebagai bad sector), NTFS dapat melakukan relokasi terhadap NTFS metadata untuk mencegah disk tersebut menjadi tidak dapat diakses sama sekali.
Setiap sistem file memiliki kekurangan dan kelebihan, berikut kekurangan serta kelebihan dari NTFS :


Kekurangan     :
·            file sistem NTFS ini tidak universal, ( Tidak support dengan banyak sistem operasi.)
·      partisi file sistem NTFS susah diperbaiki jika terjadi masalah, dikarnakan Saat ini file sistem NTFS sudah cukup populer,  sehingga muncul tool-tool recovery yang mendukung recovery data dan perbaikan partisi berfile sistem NTFS.
·            Tidak bisa terdeteksi ketika melakukan boot dengan floopy.
·           Sistem operasi lama milik microsoft ini tidak mampu membaca file sistem NTFS
Kelebihan        :
·  Reliability : NTFS menggunakan standart transaction logging, sehingga pemulihan terhadap kesalahan yang tidak diinginkan dapat dilakukan dengan mudah.
·    Security dan Access Control : NTFS memiliki built-in security, yang memungkinkan untuk mengatur permission dari masing-masing file maupun direktori
·    Breaking Size Barriers : Karena pada sistem FAT dalam hal ini FAT16 tidak dapat mempartisi lebih dari 4GB, sedang NTFS   didesain untuk partisi yang jauh lebih besar
·   Storage Efficiency : NTFS memiliki fitur disk compression untuk menghemat space hardisk
·         Long File Names : NTFS memungkinkan nama sebuah file hingga 255 karakter
·   Improved File Attribute Indexing : Dalam NTFS juga terdapat kemampuan untuk memberi indeks pada atribut berkas, fungsinya ialah sebagai penglokasian dan sorting.
·      Encryption : Encrypted File System atau EFSuntuk perlindungan data pada berkas atau direktori
·         Kecepatan aksesNTFS dapat mengakses file
·     Ukuran partisi dan banyak file : NTFS memiliki ukuran maksimum file yang hampir tidak terbatas, terbatas sampai sebesar ukuran partisi (maksimum partisi sebesar 2 terabytes)
·         Keamanan data
·         NTFS memiliki built-in security : yang memungkinkan untuk mengatur permission dari masing-masing file maupun direktori
·      Dukungan Sistem Operasi : Windows 9x *dengan driver tambahan, Windows NT, Linux *kernel 2.2 or later, or with NTFS-3G, or ntfsprogs, MacOS X (readonly) *perlu third party software

Diatas sudah saya jabarkan apa yang dimaksud dengan NTFS serta bagaimana cara kerjanya dalam sistem berkas, keamanan dan juga kelebihan serta kekurangannya. Mari kita bandingkan dengan FAT. FAT pertama kali dikembangkan oleh Bill Gates dan Marc McDonald, pada tahun 1976-1977. FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara pengoperasian. FAT memiliki beberapa versi yaitu FAT12, FAT16, FAT32 dan VFAT ( Virtual FAT). FAT juga dimiliki oleh banyak sistem operasi diantaranya MS-DOS(hanya versi FAT12 dan FAT16), Windows (hampir semua versi ,Windows,GNU/Linux, Macintosh Mac OS/X. Arsitektur FAT sekarang banyak digunakan secara luas dalam sistem komputer dan kartu-kartu memori yang digunakan dalam kamera digital atau pemutar media portabel.
Cara kerja dari file system ini yaitu pada sebuah sistem berkas ,sistem ini akan membuat sebuah tabel alokasi berkas yang disimpan pada lokasi yang dekat dengan permulaan media penyimpanan tersebut. Media penyimpanan yang dimaksud adalah media penyimpanan seperti sebuah hard disk, sebuah partisi dalam sebuah hard disk, atau media penyimpanan portabel.
Dan ada salah satu cara kerja yang disebut dengan FAT Mirroring, yang bekerja seperti layaknya RAID 1. Selain membuat satu tabel alokasi berkas, sistem berkas tersebut juga membuat salinan dari sistem berkas tersebut, dan berada pada media penyimpanan yang sama. Jika salah satu salinan mengalami kerusakan, maka sistem berkas akan menggunakan salinan yang lain, dan mengganti tabel yang rusak tersebut dengan salinan yang masih baik . Lokasi tabel alokasi berkas ditentukan di dalam sebuah area yang disebut dengan BIOS Parameter Block (BPB) dalam boot sector sebuah media penyimpanan yang menggunakan sistem berkas FAT.

Sama dengan system NTFS tadi saya akan menjabarkan kekurangan serta kelebihan dari system ini.

Kekurangan     :      
·         Tidak mendukung kapasitas di atas 32 Mb.
·       Root folder (biasanya C: \ drive) memiliki batas dari 512 entri. Penggunaan nama file yang panjang dapat secara signifikan mengurangi jumlah entri yang tersedia.
·      Sektor boot tidak didukung pada partisi FAT16. Karena FAT16 tidak termasuk salinan cadangan dari struktur data penting, mereka rentan terhadap titik tunggal masalah kegagalan, lebih dari sistem file lain.

Kelebihan      :
·        Karena kompatibilitas ke belakang dari sistem berkas FAT, pengguna dapat menggunakan media yang memory stick atau floppy disk untuk mentransfer file antara perangkat elektronik konsumen dan sebuah komputer yang menjalankan sistem operasi usang.
·         Hampir mendukung semua sistem operasi.
·       Sistem berkas FAT memungkinkan pengguna dengan cepat menghapus file dari perangkat elektronik, seperti dalam media penyiaran profesional.
·   Sistem file FAT16 atau FAT32 versi mungkin cocok untuk volume hard disk drive (misalnya, ketika sistem operasi, seperti Windows 98, tidak memberikan dukungan untuk NTFS). Versi ini juga akan berguna untuk pengguna yang ingin booting komputer dengan menggunakan floppy disk untuk mengakses data (biasanya aplikasi-aplikasi sistem, pemulihan) pada volume hard disk drive.

Kesimpulan dari analisis diatas mengenai NTFS dan FAT adalah bahwa dari segi keamanan sera cara kerja NTFS lebih baik walaupun sebenarnya tidak kompitibel dengan sistem yang ada di PC anda, namun tentu saja dengan keaman dan serta cara kerjanya yang menyimpan segala data dalam bentuk berkas, maka Windows dapat menemukan dan memelihara data secara lebih mudah dan cepat, dan tentu saja karena arsitektur keamanan yang dimiliki oleh Windows NT, semua berkas dapat diproteksi dengan menggunakan deskriptor keamanan (security descriptor). Selain itu, jika ada beberapa bagian dari dalam disk mengalami kerusakan (atau lazim disebut sebagai bad sector), NTFS dapat melakukan relokasi terhadap NTFS metadata untuk mencegah disk tersebut menjadi tidak dapat diakses sama sekali. Sedangkan sangat jelas jika FAT tidak memuliki keamanan dalam penyimpanan berkas, karena pembajakan dan hal-hal yang berhubungan dengan keamanan data kita akan sangat mudah dipatahkan, karena 100% FAT kepada partisi yang menggunakan FAT (read,write, delete,execute). Bahkan lebih buruknya hal ini dapat dilakukan dalam antar jaringan jika terjadi koneksi, maka disarankan jangan menyimpan data penting didalam FAT system.